Kulit Bayi itu … Istimewa!

18 September 2016

Moms, buah hati kita memiliki kulit yang sangat lembut dan halus. Kulit tersebut memiliki beberapa perbedaan dari kulit normal orang dewasa - perbedaan yang dapat meningkatkan kerentanan buah hati kesayangan kita dari ruam popok.

  • Epidermis, atau lapisan luar kulit sang buah hati, 20-30% lebih tipis sehingga lebih rentan daripada kulit orang dewasa.
  • Kulit sang buah hati menyerap dan kehilangan kelembapan lebih cepat daripada kulit orang dewasa.
  • Iritasi eksternal menembus kulit buah hati kesayangan kita dengan lebih mudah, karena lapisan pelindung belum sepenuhnya berkembang sempurna.
  • Gesekan dari popok dapat memudahkan kulit sang buah hati untuk teriritasi.

 

Kulit buah hati kesayangan kita lebih rapuh.

Meskipun kulit buah hati kesayangan kita memiliki banyak kesamaan dengan kulit normal orang dewasa, terdapat beberapa perbedaan penting. Karakteristik kulit sang buah hati secara struktural dan fungsional sangat berbeda dengan kulit normal orang dewasa. Inilah alasan mengapa kulit buah hati kesayangan kita membutuhkan perawatan berbeda dan menyebabkan masalah kulit yang berbeda pula.

Perbedaan utama secara anatomi antara kulit buah hati kita dengan kulit normal orang dewasa terletak pada permukaan kulit, perkembangan lapisan kulit, penyebaran dan ukuran kelenjar-kelenjar tertentu, sistem organisasi syaraf, pembuluh darah, serta perbedaan dalam pertumbuhan rambut. 

Moms, berikut adalah beberapa karakteristik fungsional yang dapat menyebabkan kulit buah hati kesayangan kita menjadi lebih rentan terhadap ruam popok:

  • Pada buah hati kesayangan kita, lapisan dermis – lapisan kulit yang melindungi tubuh dari stres dan perubahan suhu – lebih tipis daripada kulit normal orang dewasa. Inilah penyebab kulit buah hati kita lebih rentan.
  • Kulit buah hati kita juga lebih rentan mengalami infeksi. Kulit mereka belum memiliki pertahanan sempurna untuk melindungi dari bakteri-bateri tertentu, dan buah hati kita juga belum memiliki sistem imunitas sempurna untuk melawan infeksi.
  • Buah hati kita memiliki kemampuan untuk mengurangi dirinya berkeringat, dibandingkan orang dewasa. Hal ini mempengaruhi kemampuan untuk menurunkan suhu tubuh melalui keringat. Selain mempengaruhi proses tubuh, menurunnya kemampuan berkeringat dapat cenderung berkontribusi pada munculnya ruam.
  • Kulit buah hati kita sangat rentan terhadap iritasi eksternal. Ini mungkin berhubungan dengan kadar lemak yang relatif lebih tinggi pada kulit mereka sehingga zat yang larut dalam lemak (bisa jadi merupakan zat penyebab iritasi) dapat lebih mudah melewati kulit. Gesekan yang terjadi antara pakaian dan kulit, popok dan kulit, atau area lipatan kulit, membuat kulit rusak sehingga mempermudah bagi zat penyebab iritasi untuk menembus kulit buah hati kesayangan kita.

 

Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca ya, Moms =)