Manfaat Membaca dengan Nyaring Untuk Anak Usia Dini

Apakah benar membaca cerita dan memperkenalkan buku kepada anak usia dini dapat membuat mereka menyukai membaca saat mereka tumbuh dewasa? Apakah mereka dapat mengerti apa yang disampaikan oleh kita?
Jawaban atas pertanyaan ini adalah benar. Menciptakan kebiasaan sejak dini sangatlah penting karena dasar berbahasa yang baik dan benar pada otak bayi dibentuk sejak 3 tahun pertama dan dari setiap kata yang mereka dengar semakin banyak kosakata yang mereka pelajari.
Membaca dengan nyaring didefinisikan sebagai praktik dimana pembaca membaca secara ekspresif dan mencoba melibatkan anak-anak dalam konteks buku. Membaca dengan nyaring adalah cara yang sangat tepat untuk mengajak anak-anak berdiskusi dan membantu mereka mengerjakan kata-kata yang dapat digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Menurut “World’s Most Literate Nation”, Indonesia menempati peringkat ke 60 dari 61 negara, berada di bawah Thailand dan Malaysia yang diurutkan berdasarkan minat baca. Sementara untuk negara lain, membaca dengan nyaring telah diperkenalkan sejak bayi dan menjadi hal yang biasa.
Di bawah ini ada beberapa ilustrasi yang memperlihatkan bagaimana bermanfaatnya membacakan cerita untuk bayi.

Membaca dengan Nyaring Menjadi Step Awal Kesiapan Bersekolah.
Membaca dengan nyaring dapat membantu bayi akrab dengan buku dan menjadikannya terbiasa untuk fokus dan memahami isi cerita buku tersebut. Selain itu, hal ini juga akan memberikan bayi kesadaran awal untuk membaca dan lebih kuat dalam tata bahasa.
Membaca dengan nyaring menstimulasi kemampuan berpikir kognitif, keterampilan berbahasa, dan meningkatkan memori.
Menurut analisis laporan ujian PISA (Programme for International Student Assessment) sebuah program untuk pengkajian siswa bertaraf international, faktor utama yang mempengaruhi skor yang lebih tinggi adalah apakah seorang anak dibacakan buku setiap hari sejak usia dini. Dengan membaca dengan nyaring sejak usia dini, dapat membantu dalam mendorong rasa ingin tahu mereka dan meningkatkan kreativitas anak dilingkungannya.
Membaca buku dengan nyaring juga dapat membantu membangun kosakata bayi.
Bayi yang tumbuh di lingkungan rumah yang umumnya menyukai membaca dan berbicara akan memiliki kosakata yang jauh lebih banyak. Selain itu membaca dengan nyaring juga memberikan bayi beberapa kosakata unggulan yang akan mereka gunakan sepanjang hidup. Studi menunjukkan bahwa rata-rata buku bayi mengandung 50 persen lebih banyak kata unik dibandingkan dengan percakapan biasa atau acara televisi.
Meskipun bayi mungkin tidak memahami alur cerita buku yang dibaca orang tua mereka, tetapi dengan mendengar suara Anda yang menghibur, dan pada waktunya bayi akan menemukan makna dalam kata-kata yang digunakan oleh orang tuanya. Bahkan, semakin banyak kata yang digunakan orang tua ketika berbicara dengan bayi berusia 8 bulan, semakin banyak kosakata anak mereka di usia 3 tahun.
Membaca dengan nyaring membantu bayi terikat dengan orang tua mereka.
Dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan bahasa bayi, membaca dengan nyaring dapat membantu terjalinnya ikatan antara bayi dengan orang tua mereka. Orang tua akan mengambil sebagian waktunya dari jadwal ketat mereka untuk memberikan bayi waktu yang berkualitas dan perhatian penuh untuk menunjukkan kepada mereka bahwa mereka itu sangatlah berarti.
Waktu yang dihabiskan bersama dengan bayi, juga merupakan cara bagi orang tua dalam menciptakan momen spesial dengan bayi.